20 Lulusan SMK GO Nunukan Diberangkatkan Bekerja ke Malaysia

oleh

NUNUKAN – Sebanyak 20 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) lulusan program SMK GO diberangkatkan ke Malaysia untuk memulai karier di negeri jiran. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melepas keberangkatan mereka melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Nunukan, H. Muhammad Amin, yang mewakili Bupati Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka, Kamis (17/9).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Amin menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kesempatan yang diperoleh para pemuda dan pemudi daerah untuk mengembangkan keterampilan sekaligus mencari penghidupan yang lebih baik.

“Hari ini adalah awal dari perjalanan baru bagi anak-anak kita, sebanyak 20 calon PMI yang mengikuti program SMK GO ke Malaysia. Keberangkatan ini bukan hanya membawa keterampilan dan keahlian, tetapi juga membawa harapan besar keluarga untuk meraih kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, para calon PMI harus menjaga etos kerja, disiplin, dan tanggung jawab selama menjalankan pekerjaan di negara tujuan. Mereka juga diminta mematuhi hukum serta menghormati norma budaya yang berlaku di Malaysia.

Muhammad Amin mengingatkan para pekerja migran agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja melalui jalur nonprosedural atau ilegal. Menurutnya, keberangkatan melalui prosedur resmi menjadi salah satu langkah penting untuk memperoleh perlindungan selama bekerja di luar negeri.

“Kalian bekerja melalui jalur yang legal dan prosedural. Insya Allah, dengan proses yang benar, kalian akan mendapatkan perlindungan dan kehidupan yang lebih baik. Jangan mudah tergiur jalan pintas untuk menjadi pekerja migran ilegal yang penuh risiko besar,” tegasnya.

Selain menjaga sikap dan mematuhi aturan, para PMI juga diminta mengelola penghasilan secara bijak, menyisihkan uang untuk tabungan masa depan, serta tetap menjaga komunikasi dengan keluarga di tanah air.

Baca Juga:  Polemik Transparansi Dana Kebun Plasma: Warga Desa Tengkapak Tuntut Keadilan di Gedung Dewan

Muhammad Amin turut menyampaikan apresiasi kepada BP3MI Kabupaten Nunukan dan LPK Roby Perbatasan yang telah memfasilitasi serta melatih keterampilan para calon PMI hingga siap ditempatkan di Malaysia.

“Berangkatlah dengan niat yang baik untuk mencari rezeki yang halal. Jadilah pekerja migran yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga membawa nama baik bangsa, daerah, dan keluarga. Semoga Allah SWT memberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan dalam bekerja,” tutupnya.