NUNUKAN – Peningkatan pelayanan kesehatan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Karena, selain penambahan dokter spesialis, Pemkab Nunukan juga telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi melalui Bidang Kesra.
Seperti Universitas Hasanuddin (Unhas), untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis melalui program MoU. “Kita juga ada kerjasama dengan Unhas yang terkait menyekolahkan anak-anak daerah. Itu tahun ini yang kita sekolahkan sudah ada beberapa,” ujar Hj. Miskiah, Senin (6/10).
Ia menegaskan, tak hanya fokus pada rumah sakit, pelayanan kesehatan di daerah terpencil juga tetap menjadi prioritas. Seperti program ambulans terbang masih berjalan, meski frekuensinya dikurangi karena efisiensi anggaran.
“Tadinya kita bisa 3 kali, 4 kali setahun, paling kita bisa hanya sekali atau 2 kali,” katanya. Hingga saat ini, layanan tersebut sudah digunakan satu kali tahun ini.
Miskia mengajak masyarakat untuk lebih percaya dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada di wilayah sendiri.
“Kami juga berharap mereka juga, kalau ini mau berobat, ya silahkan datang dulu ke puskesmas, ada rujukan ke rumah sakit. Jangan keluar lah kalau memang ada di wilayah,” pesannya.
Peningkatan pelayanan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi dan manajemen rumah sakit serta memastikan ketersediaan tenaga medis di setiap fasilitas layanan kesehatan.






