NUNUKAN – Pemenuhan gizi terhadap anak menjadi hal yang mutlak. Karena itu, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia Irwan, mengajak para orang tua untuk memperhatikan gizi anak.
Menurutnya, kecerdasan dan karakter yang baik tidak bisa tumbuh maksimal tanpa fisik yang sehat.
“Memberikan makanan bergizi bukan sekadar membuat anak kenyang, tapi memastikan otaknya mendapat nutrisi terbaik. Gizi seimbang adalah investasi jangka panjang,” katanya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini mampu memberikan pengetahuan dan motivasi kepada orang tua untuk terus belajar menjadi lebih baik.
“Kita harus jadi orang tua yang cerdas. Jangan kalah pintar dari anak-anak kita yang sudah sangat akrab dengan internet. Ibu-ibu juga harus banyak bertanya, banyak cari informasi. Supaya anak-anak bisa lebih pintar dari kita, tapi tetap dalam bimbingan yang benar,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Bunda PAUD memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
“Terima kasih kepada semua OPD, mitra PAUD, narasumber, dan seluruh peserta. Mari kita dukung bersama program Wajib Belajar 13 Tahun demi masa depan anak-anak kita,” tutupnya.
Setelah sambutan dan pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh orang tua dan masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap program “Wajib Belajar 13 Tahun Pra SD”.
Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan semua pihak untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan sejak usia dini secara berkelanjutan.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Bunda PAUD, narasumber, para peserta, serta perwakilan instansi terkait yang hadir dalam kegiatan tersebut.






