Reporter : Ast | Editor : Dewangga
TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, resmi mengambil sumpah serta melantik seratus tujuh puluh enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada hari Selasa,(30/9/2025). Prosesi pelantikan dan penyerahan surat keputusan penting ini berlangsung di Ruang Tenguyun Kantor Bupati Bulungan dengan khidmat dan tertib. Para PPPK yang dilantik tersebut mengisi formasi dari Dinas Pendidikan, sektor kesehatan, dan juga berbagai tenaga teknis lainnya dalam struktur pemerintahan daerah. Jumlah seratus tujuh puluh enam PPPK ini diharapkan menjadi energi baru untuk mengakselerasi dan mendorong laju pembangunan Kab. Bulungan di berbagai sektor.
Bapak Syarwani menyatakan bahwa para PPPK yang baru saja dilantik ini adalah individu-individu terpilih dan teruji kemampuannya secara menyeluruh. Beliau menambahkan bahwa mayoritas dari mereka telah menunjukkan pengabdian yang lama sebagai tenaga honorer, bahkan beberapa di antaranya telah mengabdi lebih dari lima tahun. Dalam amanatnya, Bupati Syarwani menyampaikan beberapa penekanan penting, terutama terkait dengan status kepegawaian baru dan lokasi penempatan tugas mereka.
Beliau menegaskan bahwa tidak akan ada kebijakan mutasi bagi seluruh tenaga PPPK selama masa kontrak yang sudah disepakati bersama sebelumnya. “Antar mutasi antar dalam wilayah Kabupaten Bulungan pun saya pastikan selama masa kontrak tidak ada yang melakukan rotasi mutasi,” ujar Bupati Syarwani. Lokasi penempatan sudah tercantum jelas dalam kontrak kerja, sehingga pengajuan mutasi, termasuk antar-wilayah Kalimantan Utara, tidak akan disetujui.
Syarwani menekankan pentingnya menjaga sinergi yang baik serta kolaborasi positif dengan seluruh pimpinan di unit kerja masing-masing. Setiap PPPK harus menjalin komunikasi harmonis dengan kepala dinas, kepala sekolah, atau kepala puskesmas tempat mereka bekerja secara profesional. Pesan utama dari Bupati juga menyangkut integritas tinggi dan perilaku sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertanggung jawab penuh terhadap tugasnya.
Beliau meminta agar seluruh PPPK menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan dalam praktik judi online yang merusak mental. Keterlibatan dalam narkotika akan mengakibatkan pemberhentian dari status PPPK bahkan sebelum proses hukum pidana dimulai secara resmi. Bupati juga mengingatkan agar para PPPK selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial.
Bupati Syarwani berpesan keras agar PPPK tidak terpancing oleh isu-isu yang simpang siur mengenai hak-hak kepegawaian yang tidak jelas dasarnya. Jika terdapat hal-hal yang membingungkan atau memerlukan klarifikasi, mereka harus langsung bertanya kepada pimpinan unit kerja masing-masing. Syarwani juga memberikan perhatian khusus agar para PPPK senantiasa menjaga keutuhan rumah tangga sebagai fondasi dasar integritas pribadi.
“Sayang pengabdian kawan-kawan semuanya berjuang dari nol… tiba-tiba ada satu hal yang bisa merusak,” kata Syarwani dengan nada penuh kekecewaan. Beliau sangat menyayangkan jika status yang telah didapatkan dengan perjuangan panjang harus hilang hanya karena masalah integritas atau rumah tangga yang tidak dapat diselesaikan dengan baik. Pengajuan perceraian bagi ASN dan PPPK hanya dapat disidangkan setelah adanya persetujuan resmi dari Bupati Bulungan selaku pimpinan tertinggi daerah.
Pelantikan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Bulungan ke-65 dan Kota Tanjung Selor ke-235 yang meriah. Bupati mengajak seluruh PPPK untuk menjaga nama baik pemerintah daerah dan terus bekerja demi kemajuan seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan. Peningkatan sinergi dan kolaborasi antar-pihak merupakan kunci utama untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.






