NUNUKAN – Komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diwujudkan melalui berbagai program pembangunan dan revitalisasi infrastruktur pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan.
Wakil Ketua I DPRD Nunukan, Arpiah, menegaskan bahwa pemerataan infrastruktur sekolah menjadi bagian dari tanggung jawab bersama antara legislatif dan pemerintah daerah. Upaya ini bertujuan agar seluruh pelajar dapat menikmati fasilitas pendidikan yang layak.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh diabaikan. Karena itu, DPRD Nunukan terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah agar program pendidikan tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi anak-anak di wilayah perbatasan,” ujar Arpiah Jumat (31/10/2025).
Ia menjelaskan, DPRD Nunukan melalui pokok pikiran (Pokir) terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh wilayah. Sejumlah program yang telah direalisasikan di antaranya pembangunan ruang kelas baru, perbaikan akses jalan menuju sekolah, serta peningkatan sarana belajar yang lebih memadai bagi siswa.
Menurut Arpiah, tahun ini terdapat dua lokasi yang menjadi fokus peningkatan infrastruktur pendidikan, yakni SMA Katolik Nunukan dan SMP Ibnu Sina Nunukan.
“Alhamdulillah dari semua pokok pikiran yang kami ajukan, ditindaklanjuti oleh Pemda Nunukan. Termasuk revitalisasi dan semenisasi jalan di SMA Katolik Nunukan. Sekarang jalannya sudah bisa digunakan dan dinikmati oleh anak-anak sekolah,” jelasnya.
Selain itu, pembangunan ruang kelas baru di SMP Ibnu Sina Nunukan juga tengah berjalan dan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen progres fisik. Arpiah berharap pembangunan tersebut dapat rampung pada akhir tahun 2025 sehingga siswa dapat belajar dengan lebih nyaman.
“Insyaallah kami berharap pengerjaannya bisa selesai di akhir tahun ini, sehingga anak-anak bisa belajar dengan fasilitas yang lebih baik dan para guru juga lebih maksimal dalam mengajar,” tambahnya.
Lebih lanjut, Arpiah menegaskan DPRD Nunukan akan terus bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan berkomitmen memastikan setiap anak di wilayah perbatasan memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkecuali.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di perbatasan juga mendapat kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan berkualitas. Karena mereka adalah masa depan pembangunan Kabupaten Nunukan,” pungkasnya.






