Kapolres Tarakan Gelar Konferensi Pers, Umumkan 12 Titik Terdampak Gempa Tuntas Ditangani

oleh
Salah satu kerusakan yang diakibatkan adanya gempa bumi 4,8 Magnitudo yang mengguncang Kota Tarakan pada Rabu (5/11/2025) pukul 18.37 Wita (Foto:DOC.HUMASPOLDA)

Editor : Dewangga

TARAKAN – Kota Tarakan sempat diguncang gempa bumi berkekuatan 4,8 Magnitudo pada hari Rabu tanggal 5 November 2025 di waktu petang. Getaran kuat tersebut langsung memicu kepanikan warga yang berada di berbagai penjuru kota dan sekitarnya.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik, S.H., S.I.K., M.H. segera melaksanakan konferensi pers didampingi pejabat utama. Konferensi ini bertujuan menyampaikan perkembangan terkini penanganan situasi keamanan pasca bencana alam.

Pihak berwajib bersama Brimob dan instansi terkait lainnya langsung bergerak cepat menangani wilayah yang terdampak gempa bumi. Langkah-langkah penanganan segera dilaksanakan untuk memastikan keamanan warga dan meminimalisir segala risiko lanjutan yang mungkin timbul.

Berdasarkan data awal yang masuk, setidaknya 12 lokasi tercatat terdampak signifikan tersebar di tiga wilayah kecamatan utama di Kota Tarakan. Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Tarakan Timur yang memiliki sembilan lokasi terdampak bencana.

Dampak kerusakan meliputi runtuhnya plafon di pusat perbelanjaan Ramayana Plaza serta tembok dan atap rumah warga yang ambruk sebagian. Dua orang warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat.

“Kami dari Polres Tarakan bersama jajaran Polsek serta Brimob langsung turun ke lokasi untuk membantu percepatan proses evakuasi warga. Mendirikan tenda tanggap darurat menjadi prioritas utama kami untuk penampungan sementara serta patroli keamanan di sekitar area.”

“Koordinasi intensif terus kami lakukan secara berkesinambungan bersama BPBD dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tarakan yang terkait. Kami memastikan bahwa bantuan dan penanganan cepat segera sampai kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan bantuan.”

Personel Sat Samapta Polres Tarakan segera melakukan patroli intensif serta pendirian tenda darurat di tiga lokasi strategis untuk penampungan warga. Tenda tanggap darurat didirikan di halaman RSUD dr. Yusuf SK dan RSUKT serta di halaman SD Mamburungan Tarakan Timur.

Baca Juga:  Aksi K9 dan Water Cannon Pukau Ratusan Siswa SD di Polda Kaltara

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang, namun harus selalu waspada terhadap potensi munculnya gempa susulan yang mungkin terjadi sewaktu-waktu. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, hanya percayalah kepada informasi resmi.”

Untuk dukungan psikososial, tim trauma healing dijadwalkan akan segera bergerak memberikan pendampingan bagi anak-anak yang terdampak. Sementara ini, situasi di Kota Tarakan sudah berangsur pulih dan kondusif dengan petugas yang masih terus berjaga.

Petugas dari Polres Tarakan bersama Brimob, TNI, BPBD, dan Pemerintah Kota senantiasa melanjutkan tugas monitoring dan pendataan kerusakan lanjutan. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Tarakan tetap terkendali dengan baik dan aman terkendali.