TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan pengemudi transportasi online. Hal ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang belum lama ini digelar bersama perwakilan pengemudi roda dua (R2) dan roda empat (R4) di wilayah Kaltara.
RDP tersebut berfokus pada dua isu utama: tuntutan perbaikan pendapatan melalui penyesuaian tarif, serta regulasi kemitraan yang adil antara pengemudi dan perusahaan aplikator.
Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muhammad Nasir, menyampaikan bahwa persoalan tarif dan sistem kemitraan ini merupakan isu strategis yang menyentuh langsung aspek sosial dan ekonomi masyarakat.
“Ini tentang keadilan dan keberlangsungan mata pencaharian para pengemudi online. Pemerintah daerah harus mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Nasir, Kamis (13/11/2025).
Nasir menambahkan, pihaknya telah menerima banyak laporan dari para pengemudi yang merasa pendapatannya tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan di lapangan. Selain itu, pola kemitraan yang ada saat ini juga dinilai belum memberikan perlindungan hukum yang memadai.
“Kita tidak bisa membiarkan hubungan kerja yang timpang. Harus ada kepastian hukum yang melindungi para pengemudi agar mereka tidak menjadi pihak yang selalu dirugikan,” tegasnya.
Menindaklanjuti hasil RDP, DPRD Kaltara secara resmi mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara untuk segera mengambil langkah konkret. Dishub didesak untuk melakukan pembahasan ulang mengenai batas atas dan batas bawah tarif angkutan online.
Penyesuaian tarif ini harus dilakukan dengan pertimbangan matang, mencakup:
- Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang sesungguhnya dikeluarkan pengemudi.
- Kondisi riil di lapangan terkait permintaan dan penawaran jasa transportasi.
DPRD Kaltara berharap kebijakan baru yang dihasilkan dapat menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih adil dan berkelanjutan, memastikan bahwa hak-hak pengemudi sebagai mitra kerja terpenuhi dengan baik.






