Reporter : Ast | Editor : Dewangga
TANJUNG SELOR – Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan, pemerintah daerah menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bulungan di Lap. Agathis pada Jumat (13/2) ramai diserbu ratusan warga. Ratusan warga Tanjung Selor mendatangi Lapangan Agathis sejak pagi hari guna mendapatkan berbagai komoditas pangan dengan harga sangat terjangkau.
Sa’diah Yunus selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bulungan menjelaskan bahwa agenda ini merupakan instruksi nasional bagi seluruh wilayah Indonesia. Beliau menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan bertujuan mengantisipasi lonjakan harga komoditas penting menjelang peringatan hari besar keagamaan nasional tahun ini.
“Seluruh komoditas yang dijual hari ini merupakan komoditi yang harganya di bawah pasar guna membantu masyarakat di dalam pemenuhan kebutuhan,” ujarnya.
Petugas lapangan membagikan 150 kupon antrean kepada warga yang sudah berkumpul di lokasi acara sejak pukul 07.30 dan langsung habis pada pukul 08.00 Wita. Penyaluran bahan pokok berlangsung dengan tertib karena panitia mewajibkan setiap pembeli menunjukkan identitas diri sebagai warga asli Bulungan sebagai prioritas penerima manfaat.
Dinas Ketahanan Pangan menyediakan seratus sak beras medium kemasan lima kilogram yang dijual seharga enam puluh enam ribu empat ratus. Selain beras, pihak panitia juga menyiapkan dua ratus piring telur ayam ras segar seharga empat puluh sembilan ribu enam ratus.
“Kegiatan kita pada hari ini adalah gerakan pasar murah yang dilakukan secara serentak seluruh Indonesia di seluruh kabupaten dan kota,” ungkap Sa’diah. “Kami Dinas Ketahanan Pangan Kab. Bulungan juga berkolaborasi dengan Perum Bulog dalam gerakan pasar murah ini,” tambahnya.
Masyarakat dapat membeli minyak goreng botolan seharga empat belas ribu delapan ratus serta gula pasir seharga lima belas ribu dua ratus. Stok bawang merah sebanyak seratus dua puluh lima kilogram ludes terjual dengan harga tiga puluh enam ribu rupiah per kilogram.
Pihak penyelenggara juga membatasi jumlah pembelian setiap komoditas agar distribusi barang bisa menjangkau lebih banyak kepala keluarga di Tanjung Selor. Petugas keamanan berjaga di sekitar lokasi pasar murah untuk memastikan alur antrean warga tetap lancar hingga kegiatan berakhir siang hari.
“Intervensi terhadap stabilisasi harga itu juga akan dilakukan oleh teman-teman Bulog ke desa-desa dalam menjelang bulan puasa nantinya,” tambah beliau.
Kepala Dinas memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme luar biasa masyarakat Bulungan yang hadir memadati Lapangan Agathis pada Jumat pagi ini. Pemerintah daerah berjanji akan terus melakukan pemantauan harga pasar secara berkala demi menjaga daya beli warga selama momentum Idulfitri.
Kerja sama antara pemerintah daerah dan Bulog menjadi kunci suksesnya penyediaan stok pangan yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat kabupaten. Program stabilisasi harga ini diharapkan mampu menekan laju inflasi daerah serta memberikan ketenangan bagi warga dalam menghadapi hari raya.






