Bupati Syarwani Kukuhkan 148 Pengurus Lingkungan: Serukan Semangat Pengabdian dan Perbaikan Tata Kota

oleh
Salah satu rangkaian acara Pelantikan 148 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kelurahan Tanjung Selor Hilir periode 2026-2030 yang dilaksanakan oleh Camat Tanjung Selor, Erros Sunarmin, di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Tanjung Selor, Selasa (6/1/26) (Foto:ISTIMEWA)

Reporter : Ast | Editor : Dewangga

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani.,S.Pd.,M.Si menghadiri prosesi pelantikan ratusan pengurus rukun tetangga serta warga yang berlangsung di aula serbaguna Kantor Kecamatan Tanjung Selor, pada Selasa (6/1/26). Sosok pimpinan daerah tersebut tampak menyaksikan secara langsung pengukuhan seratus empat puluh delapan pejabat lingkungan untuk masa bakti mendatang.

Syarwani memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan pesta demokrasi tingkat lokal yang telah berjalan sangat transparan bagi seluruh lapisan masyarakat umum. Beliau menilai bahwa partisipasi aktif warga dalam memilih pemimpin menunjukkan kedewasaan berpolitik yang sangat luar biasa di wilayah Tanjung Selor.

“Kami sangat berharap momentum pelantikan ini mampu memberikan sebuah energi positif bagi seluruh elemen untuk segera memperbaiki wajah tata kota,” ungkapnya. Beliau menambahkan bahwa semangat kebersamaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang jauh lebih bersih dan juga nyaman.

Pemerintah daerah memberikan sorotan tajam terhadap perilaku masyarakat yang masih sering mengabaikan jadwal pembuangan limbah rumah tangga di lingkungan masing-masing. Akibatnya, banyak tumpukan kotoran yang tidak terangkut oleh petugas kebersihan karena muncul setelah armada pengangkut sampah melewati lokasi bak penampungan.

“Para ketua lingkungan memiliki peran sebagai ujung tombak untuk mengedukasi warga agar lebih patuh terhadap waktu pembuangan sampah setiap hari,” tegasnya. Sinergi antara pengurus wilayah dan dinas terkait menjadi faktor penentu dalam menjaga keasrian kota agar tetap terlihat sangat indah.

Syarwani juga menyinggung masalah drainase yang sering tersumbat akibat aktivitas penimbunan lahan secara ilegal oleh para pemilik tanah yang tidak bertanggungjawab. Kondisi tersebut memicu genangan air di jalan raya saat hujan deras melanda karena saluran pembuangan tertutup oleh material tanah timbunan.

Baca Juga:  Imbas Dugaan Keracunan, Pembagian MBG Sekolah Dihentikan Hingga Hasil Lab Keluar

“Masyarakat boleh saja membangun lahan mereka namun wajib memastikan saluran air tetap berfungsi dengan baik demi kepentingan umum seluruh warga,” pesannya. Beliau menekankan bahwa setiap warga negara harus memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga infrastruktur publik agar tidak merugikan orang lain.

Pemerintah Kabupaten Bulungan kini menyiapkan dana segar sebesar satu miliar rupiah sebagai hadiah kompetisi kebersihan tingkat kelurahan demi memotivasi pengurus. Program ini bertujuan untuk merangsang perubahan perilaku sosial masyarakat agar lebih peduli terhadap ekosistem lingkungan hidup di sekitar rumah mereka.