TARAKAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2025, kegiatan tahunan yang digagas oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara.
Kegiatan ini dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, khususnya melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus pelestarian budaya lokal di Bumi Benuanta.
Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muddain, ST., menegaskan bahwa KKB 2025 merupakan wadah efektif untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan.
“Kami melihat KKB 2025 sebagai bukti nyata sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung transformasi ekonomi hijau serta peningkatan daya saing produk lokal,” ujar Muddain.
Menurutnya, dukungan optimal terhadap UMKM menjadi kunci bagi tercapainya perekonomian Kalimantan Utara yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Sebagai flagship event Bank Indonesia sejak 2020, KKB secara konsisten mendorong pertumbuhan ekonomi melalui beragam kegiatan, antara lain bazar UMKM, festival wastra dan kuliner, gerakan pangan murah, seminar pembiayaan UMKM, serta forum hak cipta dan merek. Agenda tersebut berperan sebagai katalisator pergerakan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
“Melalui festival literasi, festival kopi lokal, dan berbagai kompetisi yang melibatkan generasi muda, KKB tidak hanya berfokus pada transaksi ekonomi, tetapi juga pada edukasi, inovasi, serta promosi kekayaan budaya lokal sebagai identitas Bumi Benuanta,” tambah Muddain.
DPRD Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada pelaku UMKM serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara menyeluruh. KKB 2025 menjadi salah satu langkah strategis penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju Kalimantan Utara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.






