TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum., resmi dilantik sebagai Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Kalimantan Utara. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Gadis I, Aula Serbaguna Lantai 1.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kaltara sekaligus Ketua Umum KONI Kaltara, H. Muhammad Nasir, S.E., M.M., CSL., Ketua Komisi I DPRD Kaltara Alimuddin, ST., perwakilan Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para atlet dan pegiat sepakbola mini dari berbagai daerah di Kaltara.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menegaskan bahwa amanah sebagai Ketua KSMI merupakan tanggung jawab besar untuk memperkuat pembinaan olahraga di tingkat daerah. Ia melihat sepakbola mini sebagai olahraga yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik sebagai sarana rekreasi maupun pembinaan atlet usia dini.
“Sepakbola mini tidak hanya sekadar permainan rekreatif, tetapi juga bisa menjadi ajang pembinaan atlet berbakat sejak usia dini. Melalui organisasi ini, kami ingin memastikan pembinaan dilakukan secara sistematis dan terarah,” ujarnya.
Zainal menyebutkan bahwa langkah awal KSMI Kaltara adalah membentuk struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota, sekaligus mendorong penyelenggaraan kompetisi berjenjang sebagai ruang pengembangan atlet lokal.
“Langkah awal adalah memperkuat koordinasi, memperbanyak kegiatan, dan memperkenalkan sepakbola mini ke seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltara H. Nasir menyampaikan dukungan penuh terhadap gerak KSMI yang baru terbentuk. Ia menilai hadirnya organisasi ini akan memperkuat ekosistem olahraga di Kaltara yang tengah tumbuh pesat.
“KSMI menjadi bagian penting dalam memperluas pilihan cabang olahraga di daerah. Dengan kepemimpinan yang solid, sepakbola mini bisa tumbuh menjadi olahraga populer dan berprestasi di masa mendatang,” kata Nasir.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah, KONI, dan KSMI untuk membuka ruang pembinaan yang lebih luas bagi generasi muda sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas dan solidaritas antardaerah.
“Hal ini menjadi awal pembinaan olahraga sepakbola mini di Kalimantan Utara,” pungkasnya.






