Editor : Dewangga
TARAKAN- Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, bersama istri melaksanakan kunjungan empati ke lokasi terdampak gempa bumi di Kota Tarakan. Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Jumat, beberapa hari setelah guncangan keras magnitudo 4,8 melanda sebagian wilayah setempat.
Kegiatan kunjungan tersebut difokuskan pada penyaluran bantuan tali asih berupa paket sembako lengkap kepada para korban gempa. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan moril dan materiil yang ditujukan langsung kepada keluarga yang mengalami kerusakan rumah parah.
Penyaluran bantuan logistik dilaksanakan di dua titik lokasi berbeda yang berada di wilayah padat penduduk Kelurahan Kampung Empat. Kedua keluarga yang menerima bantuan adalah Bapak Muhammad Roy di RT 12 dan Ibu Sarfah yang bertempat tinggal di RT 13.
“Kami telah menerjunkan semua personel terbaik untuk memeriksa seluruh situasi di lapangan setelah terjadinya guncangan gempa,” ujar Kapolda Kaltara, menjelaskan langkah cepat jajaran kepolisian di tengah masa pemulihan. “Anggota bertugas penuh melaksanakan evakuasi, sterilisasi ketat area terdampak, sekaligus membantu penuh proses pemulihan kondisi masyarakat.”
“Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan juga segera dikerahkan guna memberikan perawatan medis dan psikologis yang diperlukan,” tambahnya, menekankan pentingnya layanan pemulihan trauma kepada korban terdampak. “Kami turut menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang baru saja menimpa warga masyarakat Kota Tarakan yang tercinta.”
“Masyarakat harus selalu tetap waspada penuh, namun diimbau keras agar tidak mudah panik berlebihan menghadapi situasi darurat ini,” pesan Kapolda, menyerukan agar warga Tarakan senantiasa mengikuti arahan resmi. “Masyarakat diharapkan terus mengikuti petunjuk jelas dari aparat terkait serta seluruh instruksi yang dikeluarkan Pemerintah Daerah setempat.”
Kehadiran pimpinan Polri ini merupakan perwujudan nyata dari empati mendalam serta kepedulian tulus terhadap warga yang tertimpa musibah. Polda Kaltara ingin memperkuat pesan bahwa mereka akan selalu berada di garis terdepan untuk melayani dan membantu masyarakat.
Aksi ini menegaskan komitmen kuat Kepolisian Daerah Kaltara untuk selalu berada di garis depan membantu masyarakat dalam situasi apa pun. Kehadiran Polri mencerminkan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan pelayanan tulus di samping fungsi utama penegakan hukum.






