NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Itu bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.
Sebab, berdasarkan data untuk Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nunukan di triwulan pertama sebesar 3,55 persen, dan 3,62 persen pada triwulan kedua tahun 2025 atau naik sebesar 0,07 persen.
“Upaya untuk menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi salah satunya dengan menjaga angka inflasi daerah,” ucap Bupati Nunukan H. Irwan Sabri.
Berdasarkan data BPS pada Juni 2025, inflasi tercatat sebesar 2,23 persen, dan mengalami penurunan pada September 2025 sebesar 1,84 persen.
Penurunan angka inflasi ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Daerah dalam mengendalikan angka inflasi di daerah sesuai target nasional 2,5 plus minus 1 persen.
“Saya menyadari, ada harapan dan ekspektasi yang sangat tinggi dari masyarakat terhadap pemerintah. hal itu, saya nilai sebagai sesuatu yang sangat wajar,” ungkapnya.
Pemerintah Presiden Prabowo di awal pemerintahannya melakukan efisiensi anggaran. Kebijakan ini sedikit banyak ikut memberikan pengaruh terhadap strategi pembangunan, dan membuat kami harus melakukan banyak penyesuaian.
Perang dagang yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap beberapa negara, meskipun terjadi pada tataran global, ternyata juga memberikan imbas yang tidak kita perkirakan.
Namun demikian, kita semua tidak boleh pesimis dalam menyikapi situasi ini. kita harus mampu bangkit, dan terus bergerak bersama sebagai satu keluarga besar yang saling membantu dan mendukung satu sama lain.
“Sebagai pemerintahan yang baru, tentu tidak lepas dari berbagai kekurangan dan kesalahan. Di era demokratis ini, silahkan masyarakat memberikan saran, masukan, bahkan kritik kepada pemerintahan kami. Kritik yang konstruktif sangat penting bagi kami, dan menjadi tanggung jawab kami untuk menjawabnya dengan penuh rasa tanggung jawab,” pungkasnya.






