Reporter : Ast | Editor : Dewangga
TANJUNG SELOR – Tanah longsor yang sempat menutupi jalur utama Desa Baratan–Tanjung Palas segera ditangani cepat oleh pemerintah setempat. Kejadian itu sempat menghambat arus kendaraan warga, terutama mobil yang melintas di ruas penghubung antardesa tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bulungan langsung mengerahkan tim untuk meninjau dan membersihkan material longsoran yang menutup seluruh badan jalan. Proses evakuasi tanah dan batu dilakukan secara intensif sejak laporan pertama masuk pada dini hari.
Penanganan bencana ini melibatkan kerja sama antara BPBD, Dinas PUPR Bina Marga, dan pihak swasta dalam pengerahan alat berat. PT Cahaya Baru Prima Bulungan ikut berkontribusi menyediakan eskavator untuk mempercepat pembersihan jalur utama penghubung dua desa.
“Kami harus bertindak cepat karena ini menyangkut kelancaran aktivitas harian masyarakat di daerah pelosok,” ujar Rafidin di lokasi kejadian. “Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan tepat waktu.”
Kini akses dari Desa Baratan menuju Tanjung Palas telah normal kembali setelah seluruh material longsor berhasil disingkirkan. Para pengemudi kendaraan roda empat sudah dapat melintas tanpa hambatan sebagaimana sebelumnya.
BPBD meminta warga tetap berhati-hati terhadap potensi longsor susulan yang bisa terjadi akibat hujan lebat berkepanjangan. Pemerintah daerah akan memperkuat struktur tanah di sekitar tebing untuk menghindari bencana serupa di masa depan.
“Kami juga akan menyiagakan tim di beberapa titik rawan bencana agar tindakan cepat bisa segera dilakukan,” jelas Rafidin. “Upaya preventif menjadi kunci agar keselamatan masyarakat tetap terjamin meski cuaca ekstrem terus terjadi.”






