MALINAU – Polres Malinau bersama Pemerintah Kabupaten Malinau melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan upaya mewujudkan swasembada jagung.
Kegiatan tersebut berlangsung di RT 13 Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 15.30 Wita. Penanaman dipimpin langsung Kapolres Malinau AKBP Imam Irawan didampingi Wakapolres Malinau bersama Bupati Malinau Wempi W. Mawa, unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kelompok tani, mahasiswa, serta masyarakat.
Program penanaman jagung serentak ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung swasembada pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif milik Polri agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kapolres Malinau, AKBP Imam Irawan mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan tanam jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional dengan target peningkatan produksi.
“Hari ini Polres Malinau bersama Pemerintah Daerah melaksanakan kegiatan tanam jagung serentak seluruh Indonesia dengan target hasil sekitar 5 ton,” ujarnya kepada awak media.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 lalu hasil panen jagung dari program serupa telah disalurkan ke Perum Bulog Cabang Tarakan sebanyak 2,2 ton. Melalui program penanaman kuartal pertama tahun 2026 ini, produksi jagung ditargetkan meningkat dan kembali diserap oleh Bulog.
Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat yang masih memiliki lahan pertanian yang belum dikelola agar memanfaatkannya secara produktif dengan menanam jagung atau komoditas pertanian lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki lahan pertanian tidur agar dapat dimanfaatkan. Polres Malinau melalui jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas siap mendampingi masyarakat dalam pengelolaan hingga distribusi hasil pertanian,” katanya.
Menurutnya, pengembangan komoditas jagung di wilayah Malinau masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi cuaca yang tidak menentu serta kontur tanah yang sebagian masih rawa maupun terlalu kering.
Karena itu, Polres Malinau bersama pemerintah daerah melalui dinas teknis akan terus melakukan pendampingan kepada petani agar produksi jagung dapat meningkat sesuai target.
Sementara itu, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa menyampaikan bahwa keterlibatan pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk mendukung program swasembada pangan nasional.
“Pemerintah Kabupaten Malinau berkomitmen mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan penanaman jagung serentak ini, diharapkan pemanfaatan lahan pertanian di Kabupaten Malinau dapat semakin optimal sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan produksi pangan serta ketahanan pangan daerah.(*)






