NUNUKAN — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Ruman Tumbo, memberikan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) yang kembali mengoperasikan program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang menuju Kecamatan Krayan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Program SOA barang ini merupakan kebijakan yang paling dinantikan oleh masyarakat Krayan. Krayan dikenal sebagai salah satu wilayah yang paling terisolasi di Kaltara, dimana akses darat belum dapat digunakan secara optimal, sehingga transportasi udara menjadi satu-satunya jalur efektif untuk pemenuhan kebutuhan pokok.
Skema SOA hadir sebagai solusi konkret untuk menekan biaya logistik yang tanpa subsidi dapat membuat harga barang di Krayan melambung tinggi dan tidak terjangkau. Melalui program ini, pengiriman kebutuhan pokok dilakukan menggunakan pesawat dari Pulau Nunukan menuju Krayan.
Menurut Ruman Tumbo, keberlanjutan SOA barang menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar memahami tantangan hidup masyarakat pedalaman dan perbatasan. Ia menilai kebijakan ini bukan sekadar program rutin, tetapi merupakan bentuk kehadiran nyata pemerintah bagi warga yang berjuang dengan biaya hidup tinggi.
“Program apa pun itu, selama untuk kepentingan masyarakat umum, pasti akan kita dukung,” tegas Ruman Tumbo.
“Apalagi jika barang yang dikirim merupakan kebutuhan pokok masyarakat Krayan, tentu ini sangat membantu,” tambahnya.
Ruman optimis keberadaan SOA mampu mencegah terjadinya lonjakan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan, menjaga stabilitas pasokan, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Ruman menekankan bahwa perhatian pemerintah terhadap wilayah sulit dijangkau seperti Krayan harus dipandang sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Kaltara.
Ia mengapresiasi langkah Disperindagkop Nunukan yang tetap konsisten menjalankan SOA, meskipun menghadapi kendala anggaran dan tantangan teknis di lapangan.
“Ini bentuk perhatian nyata pemerintah kepada rakyatnya, khususnya masyarakat Krayan yang belum bisa dijangkau moda transportasi darat,” ujarnya.
Ruman berharap program SOA barang tidak hanya dijalankan pada periode tertentu, tetapi terus dievaluasi, diperkuat, dan diperluas jangkauannya di masa depan.
Dengan kembalinya SOA barang menjelang Natal dan Tahun Baru, masyarakat Krayan diharapkan dapat menjalani perayaan dengan tenang, tanpa khawatir kehabisan pasokan atau lonjakan harga kebutuhan pokok.






