Timsel Tetapkan 14 Nama Calon Komisioner KPID Kaltara, Siap Masuki Fit and Proper Test di DPRD

oleh

TANJUNG SELOR — Seleksi calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Utara memasuki tahap akhir. Tim Seleksi (Timsel) resmi menetapkan 14 nama calon yang akan diserahkan kepada DPRD Kaltara untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

Ketua Timsel KPID Kaltara, Jupri, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses seleksi yang berlangsung sesuai ketentuan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian proses seleksi calon komisioner KPID Kaltara berjalan tertib, lancar, dan profesional hingga tahap wawancara yang menjadi penutup seleksi ini,” ujarnya.

Jupri menjelaskan bahwa tahap wawancara merupakan bagian penting dalam menilai kompetensi, integritas, pemahaman regulasi penyiaran, serta komitmen calon terhadap prinsip penyiaran yang sehat dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Tim seleksi bekerja secara profesional, independen, dan objektif sesuai ketentuan regulasi, termasuk Peraturan KPI Nomor 1 Tahun 2024 dan Nomor 3 Tahun 2005,” tegasnya.

Berdasarkan hasil uji kompetensi dan wawancara, Timsel menetapkan 14 calon terbaik untuk kemudian diserahkan ke DPRD Kaltara. DPRD selanjutnya akan melaksanakan fit and proper test untuk memilih tujuh komisioner terpilih KPID Kaltara periode 2026–2029, yang nantinya ditetapkan melalui keputusan gubernur.

Jupri menambahkan bahwa keberadaan KPID sangat strategis bagi Kaltara sebagai provinsi perbatasan yang berhadapan langsung dengan Malaysia.
“Kami berharap para komisioner terpilih mampu memperkuat ekosistem penyiaran lokal serta menjadi benteng informasi dari pengaruh siaran lintas batas yang sangat masif,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPI Pusat, Muhammad Hasrul Hasan, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan dan sesuai mekanisme.
“Seluruh tahapan seleksi ini sudah sesuai regulasi KPI. Kami berharap hasilnya melahirkan komisioner yang profesional, berintegritas, dan siap mengembangkan lembaga penyiaran di Kaltara,” tuturnya.

Baca Juga:  DPRD Kaltara Desak Pemprov Tata Permukiman dan Tertibkan Bangunan Liar, Sikapi Banjir Tahunan