Pemkab Malinau Bekali Pencari Kerja Lewat Pelatihan Berbasis Kompetensi, Fokus Cetak SDM Siap Bersaing

oleh
Pelepasan Peserta – Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Malinau, Francis, S.Pd., M.Pd., berfoto bersama peserta usai melepas Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi Tahun 2026 di Aula PKK Kabupaten Malinau.

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi Tahun 2026 yang resmi dibuka di Aula PKK Kabupaten Malinau.

Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Malinau, Francis, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Malinau.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing daerah di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

Membacakan sambutan Bupati Malinau, Francis menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Malinau yang secara konsisten menghadirkan program pelatihan berbasis kompetensi sebagai bagian dari strategi menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Menurutnya, perubahan teknologi dan semakin ketatnya persaingan kerja menuntut setiap pencari kerja tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, etos kerja, disiplin, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar.

“Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong pembangunan sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang. Kita ingin melahirkan generasi yang produktif, kompeten, mandiri, mampu bersaing di dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Francis, pada Jumat (10/7/2026).

Ia mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal dengan mengikuti seluruh materi, praktik, maupun arahan instruktur secara sungguh-sungguh.

Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Selain kemampuan teknis, Francis juga menekankan pentingnya pembentukan karakter. Menurutnya, tenaga kerja yang dibutuhkan saat ini adalah mereka yang memiliki integritas, disiplin, kejujuran, rasa tanggung jawab, serta mampu menjaga nama baik daerah di mana pun bekerja.

Baca Juga:  Dansatgas Pamtas Yonzipur 8/SMG Apresiasi Penyerahan 2 Pucuk Senjata Api Rakitan dari Warga

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh peserta mengikuti pelatihan atas dasar kemauan sendiri.

Karena itu, komitmen dan kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan harus benar-benar ditunjukkan.

“Karena ini pilihan saudara sendiri, maka ikutilah pelatihan ini dengan sepenuh hati. Patuhi seluruh aturan yang berlaku dan tunjukkan integritas. Ingat, kalian membawa nama baik Kabupaten Malinau,” pesannya.

Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Malinau berharap lahir tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kompetensi sesuai standar dunia kerja, tetapi juga mampu mengembangkan potensi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Malinau.(*)