Bupati Wempi Resmikan Gedung Samadinah, Perkuat Pembinaan Umat Buddha di Malinau

oleh
Prosesi pengguntingan pita menandai peresmian Gedung Samadinah di kompleks Vihara Kabupaten Malinau yang dilakukan Bupati Wempi W. Mawa bersama unsur Forkopimda, Sabtu (11/7/2026).

MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kehidupan beragama.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Gedung Samadinah di kompleks Vihara Kabupaten Malinau yang dilakukan langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pada Sabtu (11/7/2026).

Peresmian gedung dua lantai itu berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan menjadi tonggak baru bagi pembinaan umat Buddha di Kabupaten Malinau.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pembinaan generasi muda.

Momentum tersebut sekaligus mengingatkan kembali pada peresmian pembangunan Vihara sekitar delapan tahun lalu, tepatnya pada 2018.

Pembangunan Gedung Samadinah sendiri tidak hanya didukung melalui hibah dari Pemerintah Kabupaten Malinau, tetapi juga lahir dari semangat gotong royong dan partisipasi sukarela umat Buddha.

Perwakilan Walubi Kalimantan Utara mengatakan budaya berbagi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat Buddha.

Karena itu, pembangunan gedung tersebut merupakan hasil kebersamaan yang ditujukan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Umat Buddha memiliki kebiasaan memberi. Gedung ini adalah hasil kerja bersama. Bukan hanya menerima bantuan, tetapi juga ingin memberi untuk anak cucu penerus,” ujarnya.

Gedung Samadinah dirancang sebagai pusat aktivitas umat Buddha, mulai dari kegiatan pendidikan informal hingga pelatihan.

Dua ruang utama yang tersedia akan dimanfaatkan untuk penyelenggaraan Sekolah Minggu Buddha. Selain itu, pengurus juga berencana meningkatkan kapasitas para guru melalui berbagai program pelatihan agar kualitas pembelajaran semakin baik.

Pengembangan kawasan vihara juga akan terus dilanjutkan. Di atas lahan seluas sekitar enam hektare, pengurus merencanakan pembangunan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk sebuah candi di bagian depan kawasan yang diharapkan menjadi ikon vihara sekaligus destinasi wisata religi di Kabupaten Malinau.

Baca Juga:  Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke- 80, Bupati Wempi : Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

“Kami berharap dukungan terus mengalir, baik dari pemerintah maupun umat. Pembangunan ini bukan untuk kita, tetapi untuk generasi berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Wempi W. Mawa mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan umat Buddha dalam mewujudkan pembangunan Gedung Samadinah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat pembangunan di bidang keagamaan.

Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Malinau akan terus mendukung penyediaan sarana pendidikan keagamaan sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, serta mampu menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Peresmian Gedung Samadinah diharapkan semakin memperkuat pembinaan umat Buddha di Kabupaten Malinau sekaligus menjadi ruang bagi lahirnya generasi yang memiliki pemahaman keagamaan, kepedulian sosial, dan semangat menjaga nilai-nilai toleransi yang telah tumbuh di Bumi Intimung.(*)