TNI Salurkan 1.800 Paket Sembako untuk Warga Perbatasan RI–Malaysia di Malinau

oleh
Jajaran TNI bersama Forkopimda Malinau melepas distribusi bantuan sosial bagi masyarakat perbatasan RI–Malaysia dalam rangka Binkatwilnas Ster TNI Tahun 2026.

MALINAU – TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan melalui penyaluran bantuan sosial bagi warga yang bermukim di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Program tersebut merupakan bagian dari Pembinaan Wilayah Nasional (Binkatwilnas) Staf Teritorial (Ster) TNI Tahun 2026 yang menyasar masyarakat di daerah terdepan negara.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Teritorial TNI melalui Paban VI/Pembinaan Wilayah Nasional Ster TNI, Kolonel Laut Agus Izudin, S.T., usai menghadiri penyerahan bantuan sosial sekaligus pelepasan kendaraan pengangkut bantuan di halaman Kodim 0910/Malinau, Kamis (16/7/2026).

Agus menjelaskan, TNI telah menyiapkan 1.800 paket sembako yang akan didistribusikan kepada masyarakat melalui jajaran Kodim dan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) sesuai wilayah penugasannya.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya TNI untuk memperkuat pembinaan teritorial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.

“Wilayah perbatasan menjadi perhatian kami. Selain menjaga keamanan, TNI juga ingin hadir melalui program pemberdayaan masyarakat agar kehidupan warga semakin baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, tugas TNI di wilayah perbatasan tidak hanya menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terluar.

Lebih lanjut, Agus mengatakan TNI membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian, maupun badan usaha milik negara (BUMN) untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di kawasan perbatasan.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian di antaranya keterbatasan jaringan telekomunikasi serta kebutuhan infrastruktur dan pelayanan dasar lainnya.

Selain bantuan sembako, TNI juga mempertimbangkan usulan Pemerintah Kabupaten Malinau agar program bantuan ke depan diarahkan pada bantuan produktif, seperti penyediaan bibit pertanian maupun dukungan bagi pengembangan usaha masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Wempi: Budaya Adalah Kita, dan Kita Adalah Budaya Itu Sendiri

Menurut Agus, bantuan yang bersifat produktif diharapkan mampu memperkuat perekonomian warga secara berkelanjutan, sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan perbatasan.

Melalui program Binkatwilnas Ster TNI Tahun 2026, TNI berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan dapat berjalan lebih optimal, seiring dengan penguatan ketahanan wilayah sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)