Disdik Gelar Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar 2026 se-Kecamatan Sebatik

oleh

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Pendidikan menggelar Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar Tahun 2026 bagi pendidik pada satuan pendidikan SD dan SMP se-Kecamatan Sebatik. Kegiatan berlangsung pada Selasa (3/11/2026) di Aula SMP Negeri 1 Sebatik Utara.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Erlina, S.T., M.A.P. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penerapan pendidikan inklusif sebagai upaya mewujudkan pendidikan untuk semua tanpa diskriminasi, khususnya di wilayah perbatasan Pulau Sebatik yang merupakan Beranda NKRI.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Sebatik Utara yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Asnawi, S.E., Camat Sebatik Tengah, Kabid K2SP Dinas Pendidikan, pengawas SD dan SMP, Kepala UPT se-Kecamatan Sebatik dan Sebatik Tengah, para narasumber, serta kepala sekolah SD dan SMP se-Sebatik.

Dalam kesempatan tersebut, Sekcam Sebatik Utara, Asnawi, S.E., yang hadir mewakili Camat Sebatik Utara, turut menyampaikan dukungan dan motivasi kepada seluruh peserta pelatihan.

Dengan suasana penyampaian yang hangat dan penuh keakraban, Asnawi menyampaikan bahwa salah satu esensi penting dalam pendidikan inklusif adalah menciptakan suasana belajar yang membahagiakan, baik bagi pendidik maupun peserta didik.

“Jika guru bahagia mengajar, maka ia akan merindukan kelasnya. Jika siswa bahagia belajar, maka ia akan merindukan sekolahnya. Itulah Taman Siswa Ki Hajar Dewantara yang harus kita hidupkan di Sebatik,” ujar Asnawi.

Sebanyak lebih dari 50 guru SD dan SMP dari berbagai satuan pendidikan di Pulau Sebatik mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Pendidikan untuk Semua”, pelatihan ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menerapkan pembelajaran yang inklusif di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Ir. Jabbar Purna Tugas, Posisi Plt Sekda Nunukan Dipercayakan Pada Raden Iwan Kurniawan

Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru semakin memiliki kompetensi dalam memberikan layanan pendidikan yang ramah, adil, dan setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah reguler.

Pemerintah Kecamatan Sebatik Utara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam membangun lingkungan pendidikan yang terbuka, ramah, dan tidak diskriminatif, sehingga setiap anak di Pulau Sebatik memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan potensi dirinya tanpa terkecuali.