Tiga Nama Hasil Assesment Diumumkan Pansel Selter Sekda Nunukan

oleh

NUNUKAN – Setelah melalui sejumlah tahapan seleksi seleksi terbuka (selter) untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan. Panitia seleksi akhirnya mengumumkan tiga nama hasil rekapitulasi setiap tahapan seleksi terbuka, Rabu (28/10/2026).

Hasil asessmen yang disampaikan Ketua Pansel, H. Abidin Tajang berdasarkan Pengumuman Nomor: B/16/PANSEL2026-1.800.1.2.6 Tentang Hasil Tiga Besar Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Tahun 2026.

Adapun nama uang dinyatakan lulus tiga besar yakni Dr. Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si. Juni Mardiansyah, A.P dan Muhammad Amin, S.H.

“Pansel terbuka JPTP Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Tahun 2026 mengumumkan tiga besar calon Sekda Nunukan dari lima peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi,” ucap Ketua Pansel, H. Abidin Tajang, Rabu (28/10/2026)

Peserta selter yang dinyatakan lulus, Ferdy Manurun Tanduklangi saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Kemudian, Juni Mardiansyah menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, Muhammad Amin menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Diketahui, sebelumnya ada lima orang peserta Selter Sekda Nunukan dinyatakan memenuhi syarat seleksi administrasi dan dapat mengikuti tahapan seleksi yakni Dr. Ferdy Manurun Tanduk Langi, SE., M.Si., Muhammad Amin, SH, H. Surai’I, S.Sos., MAP, Sabri, ST., M.Si., dan Juni Mardiansyah, AP.,

Adapun tahapan yang telah dilalui yakni asesmen yang berlangsung di Assessment Center LAN Makassar. Setelah itu, seleksi Uji Gagasan Tertulis berupa penulisan makalah berlangsung pada 21 Oktober 2026. Dan tahapan Uji Gagasan Lisan berupa presentasi dan wawancara pada 22–23 Oktober 2026 lalu.

Baca Juga:  Paras Fest 2026 Tak Hanya Hadirkan Hiburan, tetapi Juga Gerakkan Ekonomi Nunukan