112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi, Pemprov Kaltara Perkuat Ekonomi Desa

oleh

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus mendorong penguatan ekonomi berbasis masyarakat melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebanyak 112 koperasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Kaltara kini dinyatakan siap beroperasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Kesiapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat mengikuti peresmian nasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara virtual dari Aula KDKMP Tanjung Selor, Sabtu (16/5).

Menurut Ingkong, keberadaan koperasi menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat desa dan kelurahan. Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap kegiatan usaha, distribusi barang, hingga pengembangan sektor produktif.

“Seluruh KDKMP yang telah dibangun di Kalimantan Utara siap menjalankan operasionalnya dan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dari total 112 koperasi yang telah terbentuk, sebanyak 30 unit berada di Kabupaten Bulungan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah KDKMP Kelurahan Tanjung Selor Hilir yang diproyeksikan melayani puluhan ribu warga dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

Ingkong menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas koperasi berjalan sesuai rencana. Proses pengerjaan dimulai pada Januari 2026 dan berhasil diselesaikan pada awal Mei 2026 sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ia menilai kehadiran KDKMP akan membuka peluang ekonomi baru di tingkat akar rumput sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak pembangunan desa.

“Atas nama masyarakat Kalimantan Utara, kami menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa melalui program koperasi ini,” katanya.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan koperasi di seluruh daerah.

Baca Juga:  DPRD Kaltara Dengarkan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi Terhadap RAPBD 2026

Melalui jaringan koperasi yang tersebar hingga ke tingkat desa dan kelurahan, pemerintah berharap distribusi kebutuhan masyarakat dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong tumbuhnya usaha-usaha produktif berbasis komunitas.

Selain berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi, koperasi juga diharapkan mampu memperkuat rantai pasok lokal, mendukung program ketahanan pangan, serta meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah pedesaan.

Pemprov Kaltara optimistis keberadaan 112 KDKMP yang kini siap beroperasi akan menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan di Bumi Benuanta.

Dengan dukungan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan partisipasi aktif masyarakat, program ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat langsung bagi warga sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah dari tingkat desa.