Pemkab Malinau Pastikan Program MBG Berjalan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Ekonomi Lokal

oleh
Bupati Wempi W. Mawa, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus memberi manfaat ganda, yakni meningkatkan kualitas gizi sekaligus memperkuat ekonomi petani, peternak, dan UMKM lokal.

MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan sesuai tujuan utama, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi petani, peternak, dan pelaku usaha lokal.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mengatakan pihaknya telah memanggil perwakilan penyelenggara MBG Kabupaten Malinau bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membahas perkembangan pelaksanaan program, termasuk kesiapan dapur yang telah maupun akan beroperasi.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program tetap berjalan optimal di tengah berbagai dinamika yang berkembang terkait tata kelola MBG di tingkat nasional.

“Kita ingin memastikan bahwa proses MBG ini bisa berjalan dengan baik walaupun masih ada persoalan-persoalan hukum yang mungkin berkembang ke depan,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Selain aspek pelaksanaan, Pemkab Malinau juga menaruh perhatian pada penggunaan bahan baku lokal dalam penyediaan menu MBG. Kebijakan tersebut diharapkan mampu membuka peluang pasar bagi petani, peternak, koperasi, serta pelaku UMKM di daerah.

Wempi menjelaskan, pengelola dapur MBG telah menjalin kerja sama dengan koperasi dan yayasan, serta membeli berbagai kebutuhan pangan langsung dari masyarakat yang bergerak di sektor pertanian dan peternakan.

“Kami memastikan produk yang dikelola berasal dari daerah ini. Bahan yang digunakan harus diproduksi oleh UMKM kita, petani kita, dan masyarakat kita sendiri,” katanya.

Untuk memastikan komitmen tersebut berjalan sesuai ketentuan, Pemkab Malinau akan melakukan verifikasi melalui OPD terkait, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian bersama instansi berwenang lainnya.

Verifikasi dilakukan guna memastikan anggaran program MBG benar-benar digunakan untuk menyerap hasil produksi masyarakat Kabupaten Malinau sehingga manfaat program dapat dirasakan secara luas.

Menurut Wempi, keberpihakan kepada petani, peternak, dan pelaku usaha lokal merupakan bagian penting dalam keberhasilan Program MBG karena selain meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, program ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Paguyuban Pasundan Malinau Tampilkan Budaya Sunda di IRAU ke-11, Bupati Wempi Apresiasi Kekayaan Tradisi

“Kita ingin ada keberpihakan kepada masyarakat kita, petani kita, peternak kita yang ada di Kabupaten Malinau. Sehingga efek dari program ini benar-benar bisa memberikan kesejahteraan bagi kita semua,” pungkasnya.(*)