Wabup Malinau Soroti Pentingnya Kemandirian Pangan untuk Program MBG

oleh
Wabup Jakaria membuka kegiatan DPD KNTI Kabupaten Malinau sekaligus mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produksi pangan lokal.

MALINAU – Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si., menekankan pentingnya kesiapan daerah dalam mendukung Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peningkatan produksi pangan lokal agar kebutuhan program tersebut dapat dipenuhi dari hasil produksi daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Jakaria saat membuka kegiatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Malinau di Ruang Tebengang, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, komoditas seperti ikan, daging, sayuran, dan buah-buahan perlu terus ditingkatkan produksinya sehingga pelaksanaan Program MBG tidak bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Kita harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari daerah sendiri. Program Makan Bergizi Gratis harus menjadi momentum untuk memperkuat produksi pangan lokal,” ujar Jakaria.

Selain mendorong peningkatan produksi, Wabup mengajak KNTI berperan aktif menjaga kelestarian sumber daya perairan dengan turut mengawasi praktik penangkapan ikan yang tidak sesuai ketentuan.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan nelayan menjadi penting mengingat luasnya wilayah perairan serta keterbatasan pengawasan yang dimiliki pemerintah daerah.

“Kami berharap KNTI menjadi mitra pemerintah dalam menjaga sungai dan kelestarian sumber daya perairan sebagai sumber penghidupan masyarakat,” katanya.

Jakaria menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan kepada nelayan melalui berbagai program. Namun, keterbatasan anggaran dan kewenangan mengharuskan seluruh pihak bersinergi untuk memperkuat sektor perikanan.

Ia juga menyoroti meningkatnya kebutuhan konsumsi ikan seiring pertumbuhan penduduk di Kabupaten Malinau.

Karena itu, menurutnya diperlukan inovasi dan upaya bersama untuk meningkatkan produksi perikanan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.(*)

Baca Juga:  KNTI Malinau Dorong Pengelolaan Tenurial Nelayan Berkeadilan Lewat Diskusi Publik