NUNUKAN – Peluang generasi muda Nunukan untuk memperoleh pendidikan tinggi dan meningkatkan keterampilan kerja terus diperkuat melalui kehadiran Politeknik Negeri Nunukan (PNN). Pemerintah Kabupaten Nunukan mendorong pengembangan kampus vokasi tersebut agar mampu mencetak lulusan yang kompeten dan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Dukungan itu disampaikan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam peringatan Dies Natalis ke-6 PNN yang dirangkaikan dengan peluncuran maskot resmi kampus, 8 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan PNN. Ia menegaskan, keberadaan perguruan tinggi tersebut menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) terampil di wilayah perbatasan.
Menurutnya, PNN memiliki peran strategis karena memberikan kesempatan kepada generasi muda Nunukan untuk mengakses pendidikan vokasi berkualitas tanpa harus keluar daerah. Karena itu, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra industri perlu memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan kampus.
Irwan juga menyambut peluncuran maskot resmi PNN sebagai identitas dan kebanggaan kampus. Maskot tersebut diharapkan mencerminkan kearifan lokal wilayah perbatasan, semangat inovasi, serta karakter mahasiswa yang adaptif dan mampu memberikan solusi bagi pembangunan daerah.
Pemkab Nunukan berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan PNN melalui pengembangan kurikulum berbasis potensi daerah, program magang di organisasi perangkat daerah (OPD), serta peningkatan peluang penyerapan lulusan di dunia kerja.
Melalui peringatan Dies Natalis ke-6 ini, Irwan berharap PNN terus berkembang menjadi pusat unggulan pendidikan vokasi di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Dengan demikian, kampus tersebut dapat berkontribusi lebih besar dalam mencetak SDM Nunukan yang berkualitas, terampil, dan berdaya saing.






