Reporter : Ast | Editor : Dewangga
TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan memperkuat sektor pertanian terpadu melalui peresmian Sekolah Lapangan Agrokompleks Lanskap Kayan di wilayah Desa Long Buang ini. Agenda strategis ini bertujuan memajukan ketahanan pangan daerah sekaligus mencetak generasi muda yang mandiri serta profesional dalam mengelola lahan pertanian.
Bupati Bulungan, Syarwani menghadiri kegiatan penting ini bersama Wakil Bupati, Kilat dan para kepala dinas terkait secara langsung di lapangan. Rektor Universitas Kaltara dan perwakilan lembaga swadaya masyarakat juga menyambut kehadiran pakar pertanian dari Institut Pertanian Bogor di lokasi acara.
“Kita ingin pembangunan pertanian dan perkebunan di Bulungan tidak hanya dijalankan orang tua tetapi harus ada proses regenerasi,” ungkap Syarwani.
“Anak muda harus mempunyai kapasitas mengelola pertanian secara profesional agar mampu menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Bulungan kepada wartawan.
Program pemberdayaan masyarakat ini melibatkan sepuluh desa di Kecamatan Peso dengan mengirimkan tiga pemuda lokal sebagai perwakilan resmi setiap desa. Para peserta akan mengikuti delapan kali pertemuan pelatihan guna mengubah pola pikir serta meningkatkan keterampilan tata kelola lahan secara modern.
Pakar pertanian dari Institut Pertanian Bogor menggembleng para peserta secara intensif dengan memadukan teknik modern dan kebiasaan lokal masyarakat setempat. Narasumber ahli menyampaikan materi pembekalan agar pemuda memiliki pengetahuan memadai dalam mengelola komoditas unggulan daerah secara mandiri dan juga berkelanjutan.
“Tiga anak muda dari setiap desa harus menjadi inspirasi serta magnet penggerak bagi pemuda lainnya,” kata Bupati Bulungan Syarwani menjelaskan.
“Setelah selesai program di Long Buang ini harus berlanjut kolaboratif ke seluruh desa Kecamatan Peso,” tambahnya.
Pemerintah daerah menyinergikan langkah pemuda mengawal ketahanan pangan ini dengan program unggulan daerah bernama Muda Berdaya Muda Berkarya secara terpadu. Sinergi tersebut bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui fasilitasi serta pendampingan usaha berbasis potensi agribisnis lokal secara terus menerus.
Kegiatan edukasi pertanian ini tidak hanya menyokong kebutuhan pangan wilayah Bulungan tetapi juga mendukung agenda ketahanan pangan nasional secara konsisten. Pemerintah optimistis semangat juang para pemuda desa akan menjadi kunci utama dalam memajukan daerah pada masa mendatang secara lebih luas.
“Masa depan Kabupaten Bulungan berada di tangan anak muda salah satunya peserta sekolah lapangan ini,” ujar Syarwani.
“Berawal dari Desa Long Buang kita akan membangun kemajuan sektor pertanian serta perkebunan daerah ini,” pungkas Bupati Bulungan menutup sambutannya.
Inovasi sektor pertanian terpadu ini membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan para petani muda di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan sekarang. Masyarakat menyambut positif keberlanjutan program pelatihan tersebut demi mewujudkan kemandirian pangan daerah yang berkelanjutan serta berdaya saing di masa depan.






