Pasar Ikan Higienis Tengkayu II Resmi Beroperasi, Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Kendalikan Inflasi

oleh

TARAKAN – Masyarakat Kota Tarakan kini memiliki fasilitas baru untuk mendapatkan produk perikanan yang lebih bersih, nyaman, dan terjangkau. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara meresmikan Pasar Ikan Higienis di kawasan Pelabuhan Perikanan Tengkayu II sebagai upaya memperkuat sektor perikanan sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Peresmian pasar tersebut dilakukan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Minggu (3/5).

Dalam sambutannya, Wahyuni mengatakan pembangunan Pasar Ikan Higienis menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat serta penguatan ekonomi nelayan dan pelaku usaha perikanan.

“Ini upaya nyata untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di sektor perikanan,” ujarnya.

Menurutnya, sektor perikanan masih menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama Kalimantan Utara yang terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun.

Data pemerintah mencatat produksi perikanan tangkap di Kaltara mengalami peningkatan signifikan, dari 32.535 ton pada tahun 2023 menjadi 36.867 ton pada tahun 2024. Tren positif tersebut berlanjut pada tahun 2025 dengan capaian produksi mencapai 37.988 ton.

“Ini bukti nelayan kita tangguh dan potensi kelautan Bumi Benuanta sangat luar biasa,” katanya.

Selain meresmikan pasar permanen, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pasar ikan murah yang menjadi bagian dari program pengendalian inflasi daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Utara.

Melalui program ini, masyarakat dapat membeli berbagai jenis ikan dengan harga yang lebih rendah dibanding harga pasar, dengan selisih berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Sejumlah pembeli telah memadati area pasar untuk mendapatkan berbagai komoditas perikanan segar yang ditawarkan.

Baca Juga:  Kesbangpol Kaltara Dukung Pilkada Damai 2024

“Sejak pukul 6 pagi, pembeli sudah ramai,” ungkap Wahyuni.

Beragam hasil laut tersedia di pasar tersebut, mulai dari bandeng, bawal, tongkol, tenggiri, kerapu, hingga kepiting dan ikan air tawar yang didatangkan dari berbagai wilayah.

Tidak hanya menjadi pusat penjualan ikan segar, kegiatan ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) yang memasarkan aneka produk olahan hasil perikanan.

Wahyuni menilai keberadaan pasar ini memberikan manfaat ganda, yakni membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau sekaligus memperluas peluang usaha bagi nelayan dan pelaku industri perikanan lokal.

Ia berharap Pasar Ikan Higienis Tengkayu II dapat menjadi pusat perdagangan hasil perikanan yang modern, sehat, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Ke depan, pasar ikan murah ini diharapkan terus menjadi strategi efektif menekan inflasi dan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pasar Ikan Higienis Tengkayu II beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WITA dan terbuka bagi masyarakat yang ingin memperoleh produk perikanan segar dengan kualitas yang lebih terjamin.