TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mematangkan berbagai persiapan menyambut perhelatan Piala Dunia 2026 yang diproyeksikan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi jajaran Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Kaltara di Ruang Rapat Kerja Gubernur, Kamis (4/6).
Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah rencana strategis, termasuk pelaksanaan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia yang akan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah di Kaltara.
Menurut Zainal, ajang Piala Dunia memiliki dampak luas yang tidak hanya terbatas pada dunia olahraga, tetapi juga dapat memberikan efek positif terhadap perputaran ekonomi lokal serta mempererat kebersamaan masyarakat.
“Dampak yang paling terasa nantinya tentu pergerakan ekonomi, terutama bagi UMKM. Selain itu, saya yakin kerukunan, keakraban, dan keharmonisan masyarakat juga akan semakin meningkat,” kata Zainal.
Ia menilai kegiatan nonton bareng dapat menjadi ruang interaksi positif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif di daerah.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan Piala Dunia 2026 dengan tetap menjaga ketertiban dan suasana kondusif selama kegiatan berlangsung.
“Kita nikmati bersama siaran Piala Dunia dari TVRI dan tetap menjaga keamanan saat melaksanakan kegiatan menonton bersama,” ujarnya.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada TVRI Kaltara yang telah berinisiatif menggandeng UMKM lokal dalam setiap kegiatan nobar, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat dampak positif penyelenggaraan Piala Dunia di daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Terima kasih kepada TVRI. Dengan hak siar yang dimiliki, tentu akan memberikan dampak yang luar biasa karena penggemar sepak bola sangat banyak, termasuk di Kaltara,” katanya.
Menjelang bergulirnya turnamen, Zainal mengajak seluruh masyarakat pencinta sepak bola di Bumi Benuanta untuk menyambut dan menikmati setiap pertandingan bersama-sama.
“Penggemar sepak bola di Kaltara ini sangat luar biasa. Mari kita ramai-ramai untuk menonton siaran langsung pembukaan,” pungkasnya.






