Temui Mahasiswa Kaltara di Makassar, Gubernur Bahas Pendampingan Korban dan Usulan Rumah Singgah

oleh

MAKASSAR – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melakukan dialog bersama mahasiswa asal Kalimantan Utara yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Utara (KPMKU) Makassar di sela kunjungan kerjanya di Sulawesi Selatan, Kamis (14/5) malam.

Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga Kalimantan Utara di perantauan, termasuk perkembangan kasus yang menimpa seorang mahasiswi asal Kaltara serta kebutuhan fasilitas rumah singgah bagi masyarakat yang menjalani pengobatan di Makassar.

Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat, mahasiswa menyampaikan harapan agar pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap penanganan kasus yang sedang menjadi perhatian masyarakat Kaltara.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Zainal mengajak seluruh mahasiswa untuk tetap menjaga kebersamaan dan saling mendukung satu sama lain selama menempuh pendidikan di luar daerah.

Ia juga meminta mahasiswa terus mengikuti perkembangan kasus secara bijak serta mengedepankan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama mahasiswa asal Kalimantan Utara.

“Saya berharap mahasiswa tetap kompak, saling menjaga, dan terus memberikan dukungan kepada sesama warga Kaltara yang sedang menghadapi persoalan,” ujarnya.

Selain membahas persoalan tersebut, mahasiswa KPMKU juga menyampaikan kebutuhan akan keberadaan rumah singgah yang dapat dimanfaatkan warga Kalimantan Utara ketika menjalani pengobatan di Makassar.

Menurut mereka, tidak sedikit masyarakat yang datang untuk berobat dan membutuhkan tempat tinggal sementara selama proses perawatan berlangsung. Kondisi tersebut sering kali membuat asrama mahasiswa dimanfaatkan sebagai tempat menginap sementara bagi warga yang membutuhkan bantuan.

Mahasiswa menilai keberadaan rumah singgah akan sangat membantu masyarakat, terutama pasien dan keluarga yang harus berada di Makassar dalam jangka waktu tertentu untuk menjalani pengobatan.

Baca Juga:  Gubernur Kaltara Dukung Penuh Eksplorasi Migas Pertamina, Dorong Dampak Nyata bagi Daerah

Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Zainal meminta agar aspirasi tersebut disampaikan secara resmi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dengan melampirkan data pendukung yang diperlukan.

Menurutnya, data yang lengkap akan memudahkan pemerintah dalam melakukan kajian serta mencari solusi yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat.

“Silakan ajukan usulan secara resmi disertai data dan informasi pendukung. Nanti akan kami pelajari dan upayakan solusi terbaik,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu terbuka terhadap berbagai masukan yang bertujuan meningkatkan pelayanan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Utara, termasuk mereka yang berada di luar daerah.

Di akhir pertemuan, Zainal berpesan agar mahasiswa tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Ia juga mengajak generasi muda Kaltara untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta menjadi duta daerah yang mampu membawa nama baik Kalimantan Utara di mana pun berada.

“Fokus menyelesaikan pendidikan, jaga kebersamaan, dan tunjukkan bahwa mahasiswa Kalimantan Utara mampu memberikan kontribusi positif serta membanggakan daerah,” pesannya.

Pertemuan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam menjaga komunikasi dengan mahasiswa di perantauan sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi yang berkembang di kalangan generasi muda Bumi Benuanta.