NUNUKAN – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., melakukan peninjauan strategis ke Suar Karang Unarang di perairan perbatasan Indonesia–Malaysia, Kamis (16/1/2025).
Didampingi jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nunukan, kunjungan ini bertujuan memastikan fungsi navigasi pelayaran internasional berjalan optimal sekaligus menegaskan eksistensi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah titik nol perbatasan laut.
Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menegaskan bahwa Suar Karang Unarang memiliki nilai strategis yang sangat penting, tidak hanya sebagai sarana keselamatan pelayaran, tetapi juga sebagai simbol kedaulatan negara di wilayah perbatasan.
“Keberadaan Suar Karang Unarang sangat vital. Selain menjamin keselamatan pelayaran internasional, suar ini juga menjadi penegasan kedaulatan negara di laut perbatasan,” ujarnya saat meninjau kondisi fisik mercusuar.
Ia menekankan pentingnya pemeliharaan berkelanjutan terhadap infrastruktur serta pengamanan wilayah sekitar. Menurutnya, Suar Karang Unarang merupakan bagian integral dari sistem keamanan laut nasional yang berperan menjaga stabilitas kawasan perbatasan.
Dalam kesempatan tersebut, Pangkoarmada RI juga memberikan pengarahan kepada prajurit TNI AL yang bertugas di wilayah perbatasan. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan kesiapsiagaan tinggi dalam menjalankan tugas.
“Kalian berada di garda terdepan penjaga kedaulatan laut Indonesia. Selalu siap dalam setiap kondisi,” tegasnya.
Selain agenda strategis, kunjungan ini juga diwarnai kegiatan sosial. Pangkoarmada RI menyempatkan diri bertemu dengan masyarakat nelayan setempat dan menyerahkan paket sembako sebagai bentuk kepedulian TNI AL terhadap warga pesisir.
“TNI AL memandang nelayan sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan laut. Kami ingin kehadiran TNI AL benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Denih.
Lanal Nunukan sebagai satuan kewilayahan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan ini. Keterlibatan aktif Lanal Nunukan mencerminkan komitmen TNI AL dalam pembinaan potensi maritim serta penegakan hukum di perairan Kalimantan Utara.
Peninjauan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Komando Armada RI dan satuan kewilayahan, guna memastikan seluruh wilayah laut Indonesia tetap aman, berdaulat, dan terlindungi dari berbagai potensi ancaman.






