Reporter : Ast | Editor : Dewangga
TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan mengusulkan pembangunan lima Kampung Nelayan Merah Putih sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bunyu Selatan telah mencapai sekitar 80% dan ditargetkan selesai pada bulan Juli 2026.
Pemkab Bulungan melalui Dinas Perikanan terus mendorong pengembangan kawasan nelayan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih pada sejumlah wilayah pesisir strategis. Program tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas perikanan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor kelautan dan perikanan daerah.
“Alhamdulillah yang di Bunyu sudah mendekati selesai dengan progres sekitar delapan puluh persen dan ditargetkan selesai sepenuhnya bulan Juli ini,” ujar Kepala Dinas Perikanan Bulungan, Syam Hendarsyah.
“Sementara usulan pembangunan di Tanah Kuning telah memasuki tahapan verifikasi lanjutan sehingga kami berharap segera dapat direalisasikan pemerintah pusat,” tambahnya.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Bulungan memprioritaskan pembangunan pada lokasi yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan status lahan dinyatakan bersih serta jelas. Bunyu Selatan dan Tanah Kuning menjadi dua lokasi utama karena telah memenuhi persyaratan tersebut sehingga proses pembangunan dapat dipercepat bersama pemerintah.
“Perhatian utama kami adalah kesiapan lahan karena pembangunan hanya dapat dilaksanakan pada lokasi yang berstatus clean and clear,” jelas Syam Hendarsyah.
“Untuk saat ini baru Bunyu Selatan dan Tanah Kuning yang memenuhi persyaratan tersebut sehingga menjadi prioritas pembangunan,” katanya.
Selain Bunyu Selatan dan Tanah Kuning, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pada sejumlah kawasan pesisir lainnya di Bulungan. Lokasi yang diusulkan meliputi Liagu, Desa Tanjung Buka, Salimbatu, Ardi Mulyo, serta kawasan Tanjung Palas Hilir sebagai sentra perikanan potensial.
Seluruh lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi perikanan yang dinilai mampu mendukung peningkatan produksi hasil tangkapan serta kesejahteraan masyarakat nelayan setempat. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan kesiapan lahan sebelum usulan pembangunan diajukan kepada pemerintah pusat.
“Kami berharap Kab. Bulungan nantinya memiliki Kampung Nelayan Merah Putih sebagai pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir,” ungkap Syam Hendarsyah.
“Semua usulan tetap menunggu kesiapan lahan pada masing-masing lokasi agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan,” tuturnya.
Program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu langkah pemerintah memperkuat infrastruktur perikanan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat pesisir di Kab. Bulungan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi, pengolahan hasil perikanan, serta pemberdayaan nelayan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bulungan optimistis seluruh usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat terealisasi secara bertahap melalui dukungan pemerintah pusat mendatang. Dengan bertambahnya kawasan nelayan modern, kesejahteraan masyarakat pesisir diharapkan meningkat seiring berkembangnya sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi daerah.






