TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan meminta seluruh kepala desa memastikan tidak ada anak putus sekolah pada Jumat, (24/07/2026) di Tanjung Selor sekarang. Bupati Syarwani menegaskan peran strategis pemerintah desa dalam mengawal pemenuhan hak pendidikan seluruh generasi penerus daerah Kabupaten Bulungan secara maksimal.
Pemerintah desa menjadi ujung tombak utama yang mengetahui kondisi nyata kehidupan masyarakat lokal di wilayah pedesaan Kabupaten Bulungan saat ini. Pimpinan daerah mendorong para aparatur desa untuk aktif mendata serta mencari solusi atas potensi kasus anak putus sekolah di wilayahnya.
“Pastikan seluruh anak di Bulungan tetap bersekolah dan jangan ada anak putus sekolah,” kata Bupati Bulungan Syarwani kepada wartawan kemarin. “Mereka adalah generasi penerus yang menentukan masa depan Kabupaten Bulungan,” tegas Syarwani memberikan keterangan resmi kepada media.
Pemerintah Kabupaten Bulungan menilai bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan investasi terpenting bagi kemajuan pembangunan daerah masa depan nanti. Aparatur pemerintah desa wajib hadir mendampingi keluarga yang menghadapi kendala ekonomi agar anak mereka tetap menempuh jenjang pendidikan secara layak.
“Jangan ada anak di bawah umur yang dipekerjakan karena hak mereka adalah belajar,” ujar Bupati Bulungan Syarwani secara sangat tegas. “Masa depan mereka harus kita lindungi bersama dari berbagai hambatan,” lanjut Syarwani memberikan arahan kepada seluruh kepala desa daerah ini.
Pimpinan daerah melarang keras segala bentuk praktik eksploitasi tenaga kerja terhadap anak usia sekolah di seluruh wilayah kabupaten saat ini. Anak usia dini membutuhkan ruang tumbuh kembang yang aman serta menyenangkan sesuai dengan tahapan usia perkembangan fisik mereka saat ini.
Syarwani meminta para orang tua memperketat pengawasan harian terhadap pergaulan anak agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba saat ini. Lingkungan keluarga memegang peranan sebagai benteng pertahanan paling awal dalam membentuk karakter serta membina moralitas generasi muda daerah saat ini.
“Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi anak agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” tutur Bupati Syarwani menjelaskan pesan utamanya kemarin. “Anak merupakan aset berharga yang akan melanjutkan pembangunan daerah Kabupaten Bulungan mendatang,” pukas Syarwani mengakhiri sesi wawancara pers kemarin sore.
Pemerintah desa perlu membangun kerja sama erat dengan tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta pihak sekolah demi menciptakan kawasan ramah anak. Sinergi lintas pihak secara berkelanjutan menjadi kunci utama dalam melindungi anak dari bahaya eksploitasi serta pengaruh buruk lingkungan saat ini.
Pemkab Bulungan berkomitmen untuk terus mengawal pemenuhan hak anak demi mencetak sumber daya manusia yang cerdas serta berdaya saing tinggi. Perlindungan anak secara menyeluruh diyakini sanggup membawa kemajuan besar bagi pertumbuhan daerah Kabupaten Bulungan pada masa yang akan datang nanti.






