TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan resmi menggelar kegiatan bimbingan teknis verifikasi penganggaran rencana kerja anggaran daerah pada Jumat, (7/08/2026). Langkah strategis tersebut bertujuan untuk meminimalkan potensi kesalahan verifikasi data serta memperkuat transparansi tata kelola keuangan daerah setempat secara utuh.
Bupati Bulungan Syarwani menghadiri pembukaan acara bimtek ini sekaligus memberikan arahan penting kepada seluruh aparatur peserta kegiatan tersebut hari ini. Peningkatan kapasitas para aparatur sipil negara dipandang sangat krusial agar pelaksanaan program pembangunan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
“Penyusunan RKA harus dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” ujar Bupati Bulungan Syarwani saat memberikan sambutan resmi kegiatan kemarin. “Dengan penyusunan anggaran yang akurat, APBD benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi seluruh masyarakat,” tegas Syarwani menambahkan penjelasannya secara sangat jelas.
Pemahaman regulasi yang utuh akan membantu jajaran dinas dalam mengoreksi kekeliruan administrasi sebelum anggaran disahkan oleh dewan perwakilan rakyat daerah. Pemerintah daerah berkomitmen mendorong terciptanya tata kelola keuangan yang semakin akuntabel dan berorientasi pada hasil pembangunan nyata bagi masyarakat daerah.
“Saya berharap seluruh peserta mengikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh,” kata Bupati Syarwani di hadapan para peserta pelatihan bimbingan teknis kemarin. “Setiap aparatur harus aktif berdiskusi dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh,” ungkap Syarwani saat menyampaikan arahan utamanya tersebut kepada para wartawan.
Pembekalan materi bimbingan teknis ini mencakup mekanisme verifikasi RKA yang berpedoman pada aturan perundang-undangan pengelolaan keuangan daerah terbaru saat ini. Pihak penyelenggara menghadirkan narasumber ahli untuk mendampingi peserta dalam memahami setiap alur verifikasi anggaran belanja secara mendalam dan terstruktur baik.
“Peningkatan kompetensi aparatur merupakan investasi bagi terciptanya tata kelola profesional,” tutur Syarwani memberikan penegasan tentang tujuan kegiatan bimbingan teknis tersebut. “Bimbingan teknis ini diikuti tiga puluh dua peserta dari perangkat daerah,” terang Kepala BKPSDM Bulungan Nurdiana secara terpisah kepada media.
Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan bekerja sama dengan BKPSDM sebagai instansi penyelenggara utama kegiatan bimbingan teknis tersebut tahun ini. Pelaksanaan bimtek berlangsung selama dua hari berturut-turut pada tanggal enam hingga tujuh Agustus demi mengoptimalkan kemampuan analisis para peserta verifikator.
Setiap instansi diharapkan mampu mempraktikkan proses verifikasi anggaran secara mandiri setelah menuntaskan seluruh tahapan pelatihan bimbingan teknis tersebut hari ini. Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mengawal perbaikan kualitas penyusunan APBD demi menjamin pemanfaatan alokasi dana publik yang tepat sasaran di lapangan.
Sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci utama suksesnya penyusunan dokumen anggaran pembangunan yang berkelanjutan serta berdampak nyata bagi seluruh warga masyarakat. Evaluasi hasil pelaksanaan bimtek akan dilakukan secara berkala demi memastikan seluruh ilmu verifikasi terimplementasi dengan baik pada penyusunan RKA daerah.







