Reporter : Ast | Editor : Dewangga
TANJUNG SELOR – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Bulungan menggelar pertemuan bersama pihak Telkom guna menindaklanjuti keluhan jaringan internet tidak stabil. Pertemuan penting tersebut menghasilkan kesepakatan strategis berupa langkah penguatan infrastruktur jaringan demi meminimalkan gangguan layanan telekomunikasi bagi masyarakat luas.
Aksi cepat ini sengaja melibatkan perwakilan KNPI Bulungan serta pengurus BEM Unikaltar dalam mengawal pemenuhan kebutuhan digital publik setempat. Mereka secara aktif menyampaikan aspirasi riil pemuda mengenai hambatan konektivitas nirkabel yang sangat mengganggu aktivitas produktif harian warga.
Kepala DKIP Yunus Luat memaparkan data keberadaan tujuh puluh delapan unit BTS yang kini tersebar di berbagai wilayah kecamatan. Beliau menegaskan bahwa lonjakan kuantitas pelanggan membuat kapasitas beban pemancar mengalami tekanan sangat tinggi terutama pada jam-jam sibuk.
“Penyebab utama jaringan internet tidak stabil adalah keterbatasan jumlah Base Transceiver Station dibandingkan pertumbuhan jumlah pengguna layanan telekomunikasi,” kata Yunus. “Setiap infrastruktur BTS memiliki kapasitas jangkauan tertentu sehingga kualitas sinyal otomatis menurun saat beban pemakaian melebihi batas,” tambahnya lagi.
“Hasil pertemuan menyepakati adanya langkah penguatan jaringan khususnya pada spot-spot yang selama ini sering dikeluhkan oleh masyarakat ekonomi,” jelasnya. “Kami berharap jaringan internet di Bulungan dapat semakin andal terutama saat pelaksanaan berbagai kegiatan besar daerah berbasis digital,” ujarnya.
Pihak Telkom Kalimantan Utara langsung menyatakan komitmen penuh untuk melakukan optimalisasi sistem perangkat keras pada titik-titik rawan gangguan tersebut. Perusahaan telekomunikasi plat merah ini berjanji mempercepat proses penyeimbangan kapasitas transmisi agar distribusi sinyal seluler menjadi lebih merata.
“Kami berharap penguatan jaringan yang disepakati dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat Bulungan memperoleh akses internet yang lebih stabil,” pungkasnya. “Sinergi kuat antara pemerintah daerah bersama penyedia layanan komunikasi menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan transformasi digital daerah,” tegas Yunus.
Pemkab Bulungan memastikan agenda koordinasi berkala dengan operator seluler akan terus berjalan secara konsisten di masa depan. Langkah proaktif ini diambil demi menjamin ketersediaan koneksi internet berkualitas untuk mendukung sektor pendidikan dan pelayanan publik setempat.






