NUNUKAN – DPRD Kabupaten Nunukan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat melalui rapat kerja lanjutan bersama Perumda Tirta Taka Nunukan, Rabu (29/4/2026), di ruang Ambalat I Kantor DPRD Nunukan.
Rapat tersebut dibuka Wakil Ketua Komisi I DPRD Nunukan, Ir. Arpiah, dan menjadi bagian dari pembahasan strategis lintas komisi terkait pelayanan publik dan infrastruktur dasar.
Dalam rapat itu, DPRD dan Perumda Tirta Taka membahas rencana kerja tahun 2026 sekaligus mengevaluasi realisasi anggaran dan berbagai persoalan pelayanan air bersih yang masih dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah.
Arpiah menegaskan forum tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan Perumda Tirta Taka mampu meningkatkan kinerja, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui rapat kerja ini, kami ingin mendorong peningkatan kinerja yang lebih optimal, sekaligus memastikan adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan daerah,” ujarnya.
Ia menilai pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.
Menurutnya, DPRD akan terus mengawal setiap program agar benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam pembahasan tersebut, DPRD juga menyoroti sejumlah keluhan masyarakat, mulai dari distribusi air yang belum merata, kualitas layanan yang masih perlu ditingkatkan, hingga respons terhadap gangguan layanan yang dinilai belum optimal.
Arpiah menegaskan berbagai persoalan tersebut harus dijawab melalui langkah konkret dan solusi jangka panjang.
“Aspirasi masyarakat menjadi catatan penting bagi kami. Ini harus ditindaklanjuti dengan perencanaan yang matang dan eksekusi yang tepat di lapangan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Perumda Tirta Taka dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar target peningkatan layanan air bersih dapat tercapai.
“Sinergi ini kunci. DPRD menjalankan fungsi pengawasan, sementara Perumda sebagai pelaksana teknis harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” jelasnya.
Arpiah berharap Perumda Tirta Taka ke depan dapat menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan mampu menjangkau seluruh masyarakat, termasuk wilayah yang masih terbatas akses air bersihnya.
“Kami ingin pelayanan air bersih semakin merata dan berkualitas. Ketika kebutuhan dasar ini terpenuhi dengan baik, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah juga akan meningkat,” pungkasnya.
Rapat kerja tersebut menjadi salah satu langkah DPRD Nunukan dalam memastikan pelayanan air bersih tidak hanya menjadi program prioritas di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.






