RSUD dr. H. Jusuf SK Sukses Laksanakan Operasi Jantung ke-15, Layanan Bedah Jantung Kaltara Kian Berkembang

oleh

TARAKAN – Kemajuan layanan kesehatan di Kalimantan Utara kembali ditunjukkan oleh RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tersebut berhasil melaksanakan operasi jantung ke-15 sejak program layanan bedah jantung mulai berjalan pada Februari 2025.

Keberhasilan ini menjadi bukti semakin berkembangnya kemampuan pelayanan kesehatan spesialistik di daerah, sekaligus memberikan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan tindakan bedah jantung tanpa harus dirujuk ke luar provinsi.

Operasi terbaru yang dilaksanakan pada 9 Mei 2026 tersebut dilakukan melalui program pengampuan bersama tim Himpunan Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia serta RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Menariknya, tindakan yang dilakukan merupakan operasi Off-Pump Coronary Artery Bypass (OPCAB), yakni prosedur bypass jantung yang dilakukan tanpa menghentikan denyut jantung pasien selama proses operasi berlangsung.

Sejak program layanan bedah jantung dimulai, tim medis RSUD dr. H. Jusuf SK telah menangani 15 kasus operasi jantung. Dari jumlah tersebut, tiga operasi ditujukan untuk pasien anak dengan kelainan jantung bawaan, sedangkan 11 lainnya merupakan operasi bypass jantung koroner atau Coronary Artery Bypass Graft (CABG).

Dari keseluruhan operasi bypass yang telah dilakukan, tiga di antaranya menggunakan teknik off-pump yang dinilai lebih kompleks karena jantung tetap bekerja selama proses pembedahan berlangsung.

Operasi ke-15 ini melibatkan tim dokter spesialis bedah toraks, kardiak, dan vaskular yang berpengalaman, di antaranya dr. Ivan Joalsen Mangara Tua dan dr. Muhammad Ali Shodiq. Tim juga diperkuat oleh dokter spesialis anestesi dan terapi intensif dari RSUP Dr. Kariadi Semarang, yakni dr. Bondan Irtani Cahyadi dan dr. Pradana Bayu Rakhmatjati.

Selain itu, dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Ronald Jan Palenteng, turut menjadi bagian penting dalam keberhasilan tindakan tersebut.

Baca Juga:  Tingkatkan Kapasitas Tenaga Perpustakaan, Dukung TPBIS di Kaltara

Seluruh proses operasi dilaksanakan melalui kolaborasi antara tim dokter pendamping nasional dengan tenaga medis RSUD dr. H. Jusuf SK, mulai dari tahap persiapan, tindakan operasi, hingga perawatan pascaoperasi.

Perwakilan Himpunan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia (HBTKVI), Prof. Dr. Dr. Med. Paul L. Tahalele, Sp.BTKV, menilai keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan bedah jantung di Kalimantan Utara.

Menurutnya, kemampuan rumah sakit daerah dalam melaksanakan operasi jantung secara rutin menunjukkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan yang semakin baik.

“Ini menjadi perkembangan yang sangat positif. Semoga layanan bedah jantung di RSUD dr. H. Jusuf SK terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Rustan Samsudin, M.M., menegaskan bahwa layanan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) di rumah sakit tersebut dapat diakses masyarakat melalui program BPJS Kesehatan sesuai mekanisme rujukan yang berlaku.

Dengan tersedianya layanan ini, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan penyakit jantung yang membutuhkan tindakan operasi.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas agar masyarakat Kalimantan Utara mendapatkan akses pelayanan terbaik tanpa harus meninggalkan daerahnya,” kata Rustan.

Keberhasilan operasi ke-15 ini sekaligus memperkuat posisi RSUD dr. H. Jusuf SK sebagai rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Utara dalam pelayanan bedah jantung dan penyakit kardiovaskular.