NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan meluncurkan program Kredit Mikro UMKM sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas akses permodalan, dan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.
Bupati H. Irwan Sabri, S.E., menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan pelaku usaha yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pembiayaan. Melalui skema kredit mikro dengan persyaratan yang lebih mudah dan terjangkau, pemerintah membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Menurut Bupati, UMKM memegang peran penting sebagai penggerak utama perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus menghadirkan berbagai kebijakan yang mendukung pertumbuhan usaha masyarakat agar semakin kuat dan berdaya saing.
“Kredit Mikro UMKM ini bukan sekadar program pembiayaan, tetapi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil. Kami ingin masyarakat Nunukan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berusaha, berkembang, dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Bupati.
Pemerintah Kabupaten Nunukan mengintegrasikan program Kredit Mikro UMKM dengan visi pembangunan daerah melalui implementasi 17 Arah Baru Pembangunan Kabupaten Nunukan. Program ini mendukung sejumlah prioritas pembangunan, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kemandirian daerah, pengurangan angka kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, hingga pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan dan pedesaan.
Pemkab Nunukan juga memperkuat kolaborasi dengan lembaga perbankan dan pelaku usaha untuk memastikan program berjalan efektif serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses permodalan.
Melalui dukungan pembiayaan yang lebih mudah, pemerintah berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan menciptakan lebih banyak peluang kerja di daerah.
Bupati mengajak masyarakat yang memiliki usaha produktif untuk memanfaatkan program tersebut secara bijak dan bertanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Jika UMKM tumbuh, ekonomi daerah akan bergerak lebih cepat. Jika ekonomi masyarakat semakin kuat, Nunukan akan menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Semangat inilah yang sejalan dengan 17 Arah Baru Pembangunan Kabupaten Nunukan,” tutup Bupati.
Program Kredit Mikro UMKM diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nunukan secara inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pada kekuatan ekonomi masyarakat.






