TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan mencari solusi konkret guna meningkatkan daya saing sektor peternakan warga daerah pada Sabtu, (25/07/2026). Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui rencana pengerahan tenaga ahli nutrisi pakan ternak demi membantu para peternak unggas lokal daerah sekarang.
Bupati Bulungan, Syarwani menilai tingginya biaya pengadaan pakan selama ini menjadi beban sangat berat bagi pengembangan usaha peternak daerah ini. Sebagian besar modal operasional produksi habis untuk membeli pasokan pakan yang dikirim langsung dari luar wilayah Kabupaten Bulungan saat ini.
“Bulungan membutuhkan ahli nutrisi pakan ternak agar mampu memanfaatkan potensi bahan baku lokal,” ujar Bupati Bulungan Syarwani kemarin sore hari. “Ketersediaan bahan baku lokal melimpah harus diolah menjadi pakan berkualitas tinggi,” tegas Syarwani menambahkan penjelasannya kepada para wartawan kemarin sore.
Ketergantungan peternak terhadap pasokan pakan dari Kabupaten Berau serta Kota Tarakan memicu tingginya harga jual produk unggas lokal saat ini. Pemerintah daerah bertekad mengubah kondisi tersebut melalui inovasi riset pakan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia peternakan daerah sekarang ini.
“Sekitar enam puluh lima persen biaya produksi peternak habis untuk membeli pakan luar,” ungkap Bupati Syarwani melengkapi alasannya kemarin sore. “Kondisi ini harus diubah melalui dukungan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pakan,” lanjut Syarwani memberikan keterangan resminya kemarin.
Kehadiran ahli nutrisi pakan bakal memformulasi racikan nutrisi tepat guna berbasis bahan pangan lokal melimpah di Kabupaten Bulungan saat ini. Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mendorong lahirnya industri pembuatan pakan mandiri untuk menopang kebutuhan seluruh peternak di wilayahnya secara berkelanjutan sekarang.
“Jika bahan baku lokal diolah menjadi pakan berkualitas, biaya produksi pasti akan turun,” tutur Syarwani optimistis kepada media kemarin sore. “Peternak lokal akan lebih mandiri serta sektor peternakan daerah bakal semakin berkembang pesat,” pukas Bupati Syarwani mengakhiri keterangannya kemarin sore.
Pengolahan pakan berbasis bahan lokal diyakini sanggup menekan pengeluaran produksi peternak unggas secara signifikan pada masa depan nanti di daerah. Pemerintah daerah mengarahkan seluruh dinas teknis terkait untuk memetakan potensi ketersediaan jagung serta dedak di wilayah pedesaan Kabupaten Bulungan sekarang.
Sinergi antara akademisi dan instansi teknis sangat dibutuhkan demi mewujudkan transfer teknologi pengolahan pakan ternak di lapangan daerah saat ini. Edukasi pembuatan racikan pakan murah bakal disosialisasikan kepada kelompok tani ternak di seluruh desa Kabupaten Bulungan tahun ini secara merata.
Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen penuh menjamin keberlanjutan program pendampingan peternak guna memperkuat sistem ketahanan pangan lokal masyarakat di daerah ini. Keberhasilan inovasi pakan mandiri diproyeksikan sanggup mendongkrak pertumbuhan ekonomi warga serta memajukan sektor peternakan Bulungan pada masa mendatang secara nyata.







